Jumat, 20 November 2009

KNOPPIX



DISTRO LINUX KNOPPIX

Pada akhir tahun 1991, “LINUX” mulai dikenal oleh kalangan pemakai internet. Saat itu kehadiran Linux masih belum menarik perhatian orang, apalagi mengusik raksasa software dunia seklas Microsoft, Borland, Apple, Novell, dan lain-lain. Kini setelah sepuluh tahun lebih sejak kehadirannya, ternyata Linux telah membuat raksasa-raksasa software dunia tertegun. Perlahan tapi pasti, Linux akan menjadi raksasa baru. Sbenarnya apakah itu Linux ? Mengapa pertumbuhannya begitu pesat ?. Sistem operasi LINUX ini merupakan salah satu sistem operasi dari 6 sistem operasi yang sudah ada, diantaranya :
1.      Disk Operating Sistem (DOS)
2.      Windows
3.      Unix
4.      Linux
5.      Palm OS, dan
6.      Machintosh
Kalau dilihat dari segi sejarahnya LINUX merupakan pembaharuan dari Sistem Operasi Unix. Unix adalah salah satu sistem operasi dari sekian banyak pilihan yang ada. Beberapa nama sistem operasi yang popular diantaranya : DOS, Windows 9x/NT/2000/XP/Vista, Novell, OS/2, BeOS, MacOS, UNIX dan masih banyak lagi.
            Sejarah Unix dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah Laboraturium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sitem operasi bernama Multics










CARA PENGINSTALASIAN DISTRO LINUX KNOPPIX
1.      Jalankan Konsol atau Terminal lau ketikan perintah berikut
Sudo knoppix-installer
Sesudah itu anda akan melihat jendela Knoppix Installation. Jika jendela sudah ditampilhan maka klik OK pada jendela Koppix tersebut.
2.      Mula-mula buatlah partisi Linux dan Swap. Pada jendela Main Menu pilih Partition klik OK.
3.      Daftar drive IDE akan ditampilkan. Pilihlah /dev/had dan di jendelasebelah kanan pilihlah partisi yang akan diformat.
4.      Setelah partisi yang akan di format dipilih lalu klik kanan dan pilih Format atau klik Operations | Format. Pilihlah tipe file system ext3. Lakukan prosedur yang sama untuk partisi Swap. Pilih tipe filesystem Swap.
5.      Simpan hasil konfigurasi, klik File | Commit. Lanjutkan ke konfigurasi Instalasi.
6.      Pada jendela Main Menu muncul Configure Installation klik OK.
7.      Tentukan tipe pilihan instalasi. Ada tiga pilihan, untuk pemula sebaiknya gunakan pilihan kedua, yaitu beginner: Multi-User System with hw-detection. Klik Next.
8.      Tentukan partisi instalasi Linux. Kita akan memilih /dev/hdb5 lalu klik Next.
9.      Tentukan type file system. Ada tiga pilihan yang bisa digunakan. Untuk alasan kompatibilitas pilih saja ext3. Lalu klik Next.
10.  Anda akan diminta untuk memasukan nama dan login. Linux akan membuat login ini yang dapat digunakan setelah instalasi selesai. Misalkan ketikan Iwan Sofan klik Next. Untuk loginnya ketikkan iwan klik Next. Anda juga harus mengetikan password lalu klik Next.
11.  Selanjutnya menentukan password untuk root. Sebaiknya pilih kombinasi password yang tidak mudah ditebak. Klik Next.
12.  Tentukan nama computer, missal fortuna. Anda dapat memilih nama yang disukai. Klik Next.
13.  Agar Linux dapat digunakan, anda harus menginstal boot loader. Boot loader dapat diinstal di mbr atau root partition. Gunakan pilihan pertama yaitu mbr. Klik Next.
14.  Anda akan kembali ke menu utama. Pilih Start Installation. Klik Next dan tunggu sampai instalasi selesai.
15.  Setelah file di-copy ke hard disk, Anda akan diminta untuk memasukan floppy. Floppy ini digunakan untuk boot disk. Masukan floppy lalu klik Yes atau jika tidak ingin membuat boot disk sekarang klik No.
16.  Proses instalasi selesai. Klik OK dan restart computer. Keluarkan Live CD dan biarkan prose boot berjalan secara normal dari hard disk.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar